Sri Endah Kinasih, Nakhoda Baru Departemen Antropologi UNAIR

Sebagai Ketua Departemen Antropologi yang baru, Sri Endah Kinasih, S.Sos, M.Si., mengaku memiliki sejumlah angan untuk memajukan Antropologi Universitas Airlangga. Bu Endah, begitu ia biasa disapa oleh mahasiswa, sebelumnya dipercaya sebagai Sekretaris Departemen, mendampingi Tri Joko Sri Haryono, drs., M.Si., yang telah memimpin Antropologi selama dua periode.

“Terima kasih atas dukungannya. Semoga saya bisa melaksanakan amanah dengan baik,” demikian ujar Sri Endah Kinasih, sesaat setelah menerima ucapan selamat dari para mahasiswa. Bu Endah merasa, selama Antropologi bernaung di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR, almamaternya itu dikenal memiliki segudang potensi. Baik itu yang berasal dari pihak dosen maupun mahasiswanya. Menurutnya, para dosen Antropologi UNAIR ini cukup potensial. Mereka terbilang sangat mumpuni di bidangnya. Khususnya bagi perkembangan keilmuan yang ada di masyarakat.

“Para dosen banyak yang telah melakukan riset. Seperti ini, memang sangat diperlukan bagi Departemen dalam memberikan kontribusi di masyarakat. Wujud implementasinya, para dosen pun kerap terjun langsung dalam menangani berbagai kasus yang ada di masyarakat,” papar Ketua Departemen Antropologi UNAIR 2011-2015 ini.

Begitu juga dengan mahasiswanya. Beberapa dari mereka, telah mampu mengukir prestasi. Menurut Bu Endah, mahasiswa Antropologi UNAIR terbukti sukses pada bidang keahlian masing-masing. Setelah lulus, mereka justru terlihat sukses dalam meniti karir di luar kampus. “Banyak yang gak menyangka mahasiswa Antro yang kebanyakan cuek-cuek ketika masih kuliah, selepas lulus, terbukti mereka malah bisa sukses. Tak jarang di antara mereka, kini menikmati bekerja di instansi pemerintah maupun perusahaan-perusahaan besar di tanah air,” terangnya.

Namun menurut Bu Endah, diakuinya masih tersisa beberapa permasalahan yang kini hinggap di benak para mahasiswa. “Mereka kurang yakin pada kemampuan yang dimiliki. Kebanyakan dari mahasiswa, baru menyadari kemampuannya, justru ketika ia sudah lulus,” ujar Ketua Departemen yang juga alumnus Antropologi UNAIR ini.

Mengemban amanah sebagai nakhoda Departemen Antropologi yang baru, di masa kepemimpinannya Bu Endah mengaku ingin lebih memperkenalkan kemajuan Antropologi UNAIR di mata khalayak umum. Dosen yang terkenal dengan jiwa kewirausahanya ini juga berharap, agar Antropologi UNAIR dapat segera membuka program Pascasarjana. Hal ini mengingat, sudah terlalu banyak potensi yang dimiliki oleh keluarga besar Antropologi UNAIR, dan diakui belum terserap dengan baik. Belum lagi, baru-baru ini alumni Antropologi UNAIR tampak lebih solid. Mereka berhasil bertindak sebagai pioneer di FISIP, dengan mendeklarasikan terbentuknya organisasi alumni yang lebih kokoh.

Tak lupa, Ketua Departemen juga bertekad akan menularkan jiwa kewirausahaan yang ia rintis, kepada para mahasiswanya. Termasuk dengan mengajarkan kepada mereka, tentang bagaimana cara berwirausaha. “Kewirausaha itu nanti, bukan cuma sekedar belajar tentang usaha, sekaligus juga berbicara tentang bagaimana kita sebagai pemilik dari Antropologi UNAIR ini, mempunyai rasa memiliki. Memiliki rasa tanggung jawab yang besar, etika yang baik. Hal itu, juga termasuk satu bagian penting dari sistem kewirausahaan. Saya tidak ingin Antropologi dipandang sebelah mata,” tandasnya.

Selain itu, Bu Endah juga menerangkan bahwa saat ini, S1 Antropologi UNAIR juga sudah memiliki program mahasiswa magang. Program ini disusun, agar ilmu antropologi bisa lebih diterapkan secara matang di masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga bisa mengetahui lebih dekat, tentang apa itu ilmu antropologi, termasuk kegunaannya bagi masyarakat luas. (tys)

[2011-02-17 ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s