Pemimpin adalah Seorang Mentor / Fasilitator

Setiap pemimpin cenderung memimpin sebagaimana ia pernah dipimpin.”

Observasi ini terdengar sederhana, namun memiliki implikasi penting, khususnya terhadap pengembangan kepemimpinan. Mari kita baca sekali lagi: setiap pemimpin cenderung memimpin sebagaimana ia pernah dipimpin. Dengan kata lain, prinsip, pola, dan perilaku kepemimpinan seseorang lebih banyak ditentukan oleh orang-orang yang dahulu pernah menjadi pemimpinnya dibanding dengan, misalnya, buku yang pernah ia baca, program pelatihan yang pernah ia ikuti, seminar yang pernah ia hadiri, dan seterusnya.

Jika seorang pemimpin tidak memiliki mentor dengan prinsip, pola, dan perilaku kepemimpinan yang baik, kemungkinan besar ia juga tidak akan menjadi pemimpin yang baik.

Tidak heran kita terus-menerus dikecewakan oleh pemimpin dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tiran menghasilkan tiran. Manipulator menghasilkan manipulator. Namun, sebaliknya juga benar, pemimpin-pelayan menghasilkan pemimpin-pelayan.

Memang, pemimpin dapat memimpin berdasarkan sikap natural yang inheren dalam dirinya, atau berdasarkan program pelatihan kepemimpinan yang ia ikuti, atau bahkan buku yang ia baca. Namun, kemungkinan dari semua itu sangat kecil dibanding yang pertama, yaitu kecenderungan memimpin sebagaimana ia pernah dipimpin.

Bagaimana pola kepemimpinan kita, merupakan gambaran bagaimana anda pernah dipimpin oleh seseorang. Fungsi pemimpin bukan menciptakan pengikut, tapi melahirkan pemimpin. Keberadaan pemimpin bukan untuk membuat generasi pengikut yang selalu berada dalam bayang-bayangnya. Bukan untuk cloning pengikut. Namun, pemimpin ada untuk melahirkan para pemimpin baru yang bahkan lebih baik dari dirinya. Proses ini sulit dan kompleks. Bukan hanya membutuhkan pengorbanan pribadi dari sisi waktu, tenaga, pemikiran, dan sumber daya lain, namun juga kerendahan hati untuk rela menelurkan pemimpin baru yang lebih kapabel dari dirinya sendiri.

Prinsip yang harus dipegang oleh seorang pemimpin adalah ia harus menjadi pembelajar bagi pengikutnya. Oleh karena itu, jangan pernah berpikir bahwa ilmu atau pengetahuan yang ada miliki hanya dapat anda miliki saja, tetapi ajarkanlah ilmu/pengetahuan yang ada miliki pada pengikut anda. Dengan demikian, pengikut anda pada suatu saat akan lebih “pintar” daripada anda.

* Diunduh dari notes facebooknya kerabat Wahyu Kris ’86

3 responses to “Pemimpin adalah Seorang Mentor / Fasilitator

  1. Memang tidak gampang untuk menjadi seorang pemimpin, apalagi untuk
    Menjadi Pemimpin Yang Bertanggung Jawab🙂

    Semoga makin banyak muncul calon-calon pemimpin bangsa ini ya.

    Salam Sukses Penuh Berkah,

    Wuryanano
    Motivational Blog – Support Your Success
    Entrepreneur Campus – Support Your Future

  2. Mengapa kita harus mencari pemimpin yg brtgnjawab pak Wur…? Kok bukan cari pemimpin yg kuat atau yg pintar saja… Kenapa pak ?

  3. pemimpin dan kepemimpinan adalah seni yang memang dapat mengundang bahasan yg menarik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s