Antropologi Unair, Sudah Dua Dasawarsa

Antropologi Unair genap berusia duapuluh tahun. Tepat dua dasawarsa, jurusan Antropologi telah berkiprah bagi dunia pendidikan dan pengajaran. Berhasil memiliki dua Guru Besar dan dua orang Doktor guna memperkuat barisan pengajarnya. Bernaung di bawah Fisip, untuk pertama kalinya membuka dan menerima mahasiswa pada tahun ajaran 1985/1986. Sengaja diselenggarakan untuk memenuhi salah satu kebutuhan penting dalam pembangunan nasional dewasa ini, yaitu tersedianya dalam jumlah cukup sarjana-sarjana yang berpengetahuan dan berwawasan luas mengenai budaya masyarakat.

Dalam rangka peringatan ini, pelbagai kegiatan digelar pada 23-24 September kemarin. Mulai dari kuliah umum, pameran foto, kajian, seminar, dialog interaktif, refleksi, hingga ruwatan. Pameran foto Soerabaia Tempo Doeloe dipajang di dalam ruang Museum dan Kajian Etnografi Unair. Sedangkan sesi kuliah umum, diisi oleh Prof. Dr. L.Dyson, Dr. Toetik Koesbardiati, dan Dr. Myrtati D. Artaria. Kuliah tersebut beralangsung secara maraton di ruang Bapak pendiri Antropologi Unair, yakni ruang Adi Sukadana, Fisip. Memaparkan tentang topik perubahan sosial budaya, genetika populasi, serta konsep pertumbuhan pada manusia. Berikutnya, dilanjutkan dengan Kajian Visual Antropologi yang disertai dengan pemutaran dan diskusi film etnografi. Yang menarik, film yang ditayangkan merupakan hasil karya dari mahasiswa Antropologi sendiri. Didapat ketika mereka merasa perlu mengupas daerah Ponorogo sebagai sebuah potensi bagi studi etnografi.
dswarsa2.jpg

Untuk acara seminar, panitia melepas tema Peran Museum dan Etnografi dalam Era Globalisasi. Tampil sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Prof. Dr. Samuel Patty, Prof. Dr. Mundardjito, serta Prof.Dr.J.Glinka SVD. Sedangkan Dra. Pinky Saptandari, bertugas sebagai moderator. �Di museum ini harusnya ada upaya menginformasikan budaya materi. Baik yang masih hidup dalam konteks kehidupan masyarakat atau yang sudah tidak berada lagi dalam kehidupan masa lalu. Untuk itu, mutu informasi yang disampaikan di museum harus berkembang. Para pengelola harus senantiasa melakukan penelitian,� papar Prof. Dr. Mundardjito.

Adapun acara dialog interaktif menampilkan Ir. Beni Purbantanoe, M.Sc., Andy Siswanto, PhD., Drs. Yusuf Ernawan, M.Hum., serta Prof. Dr. L. Dyson. Mengangkat topik tentang kontribusi Antropologi dalam mengkritisi perkembangan kota. Usai dialog, peringatan dua dasawarsa langsung berlanjut pada acara refleksi. Dilakukan pembacaan hasil polling mahasiswa, presentasi jurusan, serta sumbang saran dari para alumni.

Di puncak acara, dilakukan ruwatan bagi jurusan Antropologi Unair. Secara simbolis dilakukan dengan pemotongan dua tumpeng oleh Ketua Jurusan Antropologi, Drs. Tri Joko, M.Si. Ujung tumpeng diserahkan kepada isteri pendiri Antropologi, yakni Ibu Adi Sukadana. Sedangkan tumpeng kedua diberikan kepada Guru Besar Antropologi, yakni Prof. Dr. L. Dyson. “Terima kasih, semoga Antropologi tetap jaya. Saya harap kita masih bisa bertemu dalam peringatan 5 tahun mendatang,” harap Ibu Adi Sukadana.

* Diunduh dari http://warta.unair.ac.id

3 responses to “Antropologi Unair, Sudah Dua Dasawarsa

  1. hendrik fransisda

    seperti apa sih antropologi unair n bagaimana untuk prospek kerjanya ya?

  2. hendrik fransisda

    saya bertanya karena saya ingin masuk antropologi unair untuk tahun ajaran 2010-2011 !

  3. Salut utk mas Hendrik yg sdh bersemangat utk masuk antro sejak skrg🙂
    2010-2011 tdk lama lagi, anda boleh mempersiapkannya sejak skrg. Soal prospek kerja, akan ada banyak alumnus yg bisa diajak share di sini…silakan gabung dlm setiap diskusi ringan di blog ini….
    salam kekerabatan
    ttp semangat !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s