Kasus perkelahian antar perguruan silat yang dimotori oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Setia Hati Winongo atau disebut STK (Sedulur Tunggal Kecer) di Karesidenan Madiun akhir-akhir ini sangat marak dan melibatkan masa pendukung secara massif dan di sertai dengan pengerusakan serta jatuhnya korban jiwa.
Konflik yang berpangkal dari perbedaan penafsiran dan klaim kebenaran tentang ideoligi keSHan merambat hampir seluruh Karisedenan Madiun. Hadirnya konflik tersebut juga menimbulkan keresahan dan ketidaknyaman berbagai lapisan masyarakat. Arkeologi Kekerasan SH Terate VS SH Winongo Perkelahian secara turun temurun antar SH Terate dan SH Winongo tidak lepas dari setting sejarah yang melatarbelakangi.
Kedua perguruan tersebut awalnya merupakan satu perguruan yaitu Setia Hati (diawali berdirinya Sedulur Tunggal Kecer) yang berdiri di kampung Tambak Gringsing Surabaya, oleh Ki Ngabei Soero Diwiryo dari Madiun pada tahun 1903. Pada tahun tersebut Ki Ngabei belum menamakan perguruannya dengan nama Setia Hati, namun masih bernama “Joyo Gendilo Cipto Mulyo” dengan hanya memiliki 8 orang siswa. Didahului oleh 2 orang saudara, yaitu Noto/Gunadi (adik kandung KI Ngabei sendiri) dan kenevel Belanda. Organisasi silat tersebut mendapat hati di kalangan masyarakat sekitar tahun 1917, yang mana Joyo Gendilo Cipto Mulyo mealkukan demonstarsi silat secara terbuka di alun–alun Madiun dan menjadikannya sebgai perguruan yang popular di kalangan masyarakat karena gerakan yang unik penuh seni dan bertenaga.
Pada tahun 1917 Joyo Gendilo Cipto Mulyo bergati nama dengan Setia Hati. Pendiri perguruan tersebut meninggal pada tanggal 10 November 1944 dalam usia 75 tahun, dengan meninggalkan wasiat supaya rumah dan pekarangannya diwakafkan kepada Setia Hati dan selama bu Ngabei Soero Diwiryo masih hidup tetap menetap di rumah tersebut dengan menikmati pensiun dari perguruan tersebut.
Ki Ngabei dimakamkan di Desa Winongo Madiun dengan batu nisan garnit dengan dikelilingi bunga melati. Dan oleh berbagai kalangan makam Ki Ngabei dijadikan pusat dari perguruan Setia Hati. Dan pada Tahun 1922 Murid Ki Ngabei Soero Diwiryo mendirikan Setia Hati Teratai sebagai respon untuk mengembangkan Pencak silat dengan ideologi ke SH an.
Pertentangan ideologi memulai memuncak ketika pendiri SH meninggal yang mana konflik tersebut di motori oleh dua murid kesayangan Ki Ngabei Soero Diwiryo yang mengakibatkan pecahnya SH dan terbagi dalam 2 wilayah teritorial yaitu SH Winongo yang tetap berpusat di Desa Winongo dan SH Terate di Desa Pilangbangau Madiun.
Konflik kedua murid merambat sampai akar rumput sampai sekarang yang di penuhi rasa kebencian satu sama lain. Belum lagi konflik di perparah kepentingan politik dan perebutan basis ekonomi. Basis pendukung antar kedua perguruan di bedakan oleh perbedaan kelas juga. SH Winongo berkembang dalam alan perkotaan dan basis pendukungnya adalah para bangsawan atau priyayi sedangkan SH Teratai berkembang di wilayah pedesaan dan pinggiran kota. Perpecahan kedua perguruan tadi juga terletak dalam strategi pengembangan ideologi yang satu bersifat ekslusif sedangkan Hardjo Utomo ingin membangun SH yang lebih bisa diterima masyarakat bawah guna melestarikan perguruan.
Melihat dari latar belakang tersebut, konflik yang tejadi adalah konflik identitas yang mana kedua perguruan tersebut saling mengklaim kebenaran pembawa nilai ideoligi SH yang orisinil dan menganggap dirinya yang paling baik dan benar. Klaim kebenaran terus menerus di reproduksi sehingga membentuk praktek–praktek diskursif yang saling meyalahkan satu sama lain.
Konflik yang digerakkan oleh klaim kebenaran pemegang otoritas tunggal ideologi ke SH an juga di dukung olehkultur agraris masyarakat setempat yang dalam kehidupan sehari-hari tidak mempunyai kegiatan selain bertani untuk memenuhi kebutuhan sehari –hari. Tumbuh suburnya perguruan silat di karesidenan Madiun juga di topang oleh idelogi pencak silat yang di olah kebatinan kejawen yang sangat familiar dalam kehidupan sehari–hari.
Implikasinya, kelompok silat menjadi suatu yang itegral dalam kehidupan masyarakat dan masyarakat juga ikut melestarikan konflik di sebabkan tingkat partisipasinya dalam kelompok silat sangat tinggi. Hadirnya kelompok silat dalam masyrakat agraris adalah sebuah media sosial untuk melepaskan rutinitas sehari–hari dan sebagai pelepas tekanan kemiskinan yang sering di derita masyarakat petani.
Partisipasi masyarakat yang tinggi dalam kelompok silat dan di barengi sentimen ideologis yang kuat dan cenderung emosional dalam bertindak seringkali dimanfaatkan oleh kelompok kepentingan yaitu oleh para politisi lokal untuk mendukung parpol yang dipimpimnya. Fenomena tersebut bisa dilihat oleh Mantan Bupati Ponorogo Markum, yang pada tahun 1998 lalu bergabung menjadi anggota kehormatan SH Terate. Kelompok silat yang jumlahnya ribuan sangat potensial untuk mendukung kepentingan parpol tertentu.
Hadirnya nuansa politisasi dalam sebuah organisasi silat yang menambah rantai konflik semakin panjang dan sangat sulit untuk diselesaikan. Pertarungan eksistensi antara SH Winongo dan SH Terate juga ber imbas pada perekutan anggota sebanyak–banyaknya. Dalam memperebutkan anggota juga sebagai perebutan basis ekonomi. Hasil Penelitian yang di lakukan oleh E. Probo dia mengambil contoh SH Terate (2002 :6 makalah diskusi), untuk satu kali pelantikan setiap bulan Sura [bulan pertama dalam kalender Jawa], Terate melakukan pelantikan sejumlah 1000-2000 anggota baru.
Jika satu anggota membayar Rp. 700 ribu rupiah, maka uang yang akan masuk ke organisasi dalam satu tahun adalah Rp 700 juta hingga Rp. 1,4 milyar rupiah !!! Jumlah yang fantastis. Ini menarik sekali, sebuah organisasi silat dengan jumlah anggota 35.000 orang dan pemasukan Rp. 700 juta hingga Rp. 1,4 milyar rupiah per tahun. Maka bila salah satu perguruan silat menguasai satu daerah maka dengan sekuat tenaga akan mempertahankan, karena di situlah eksitensi sebuah perguruan silat dipertaruhkan. Selain itu mereka juga tidak mau kehilangan basis ekonominya.
Penutup
Konflik Identitas antara SH Winongo dan SH Teratai yang dimulai dengan klaim kebenaran tentang pemegang teguh ajaran ke SH an sekarang mulai merebak pada perebutan basis ekonomi serta di manfaatkanya kelompok silat sebagai penyokong parpol tertentu. Di lain sisi, masyrakat pun ikut melestarikan adanya konflik tersebut.
Untuk menghindari adanya konflik ideologis yang berkepanjanngan, perlu di lakukan tindakan yang tegas oleh aparat kepolisian. Pemerintah daerah setempat juga harus menciptakan media sosial yang lain yang dapat membuat masyarakat keluar dari rutinitas sehari-hari dan terlepas dari berbagai tekanan sosial ekonomi yang selalu menghantui. Selain itu, pemerintah daerah juga harus mempunyai program pembangunan yang berorentasi pada kesejahteraan rakyat.karena kita ketahui hadirnya konflik tersebut tidak lepas dari budaya kemiskinan masyarakat setempat.
* Ditulis oleh kerabat Nashirul Umam, ketika masih menjadi mahasiswa Fisip Unair dan aktivis CESPOD (Centre for Ekonomic, Social and Policy Development)
87 responses so far ↓
aprilia // July 31, 2008 at 1:17 pm |
saya anggota PSHT dari cepu, saya ingin sekali mendengar anggota PSHT dan Setia Hati Winongo bersatu……karena bagai manapun juga kita bersaudara tinggal kecer.mau merebut apa toh….
jangan ndenger penghasut dari luar, sadarlah persetruan kita itu hanya akan mbuat mereka senang…..
jangan lah mudah di hasut, saudara ku.
janji kita sebelum di nobatkan bahwa kita akan menjaga nama baik perguruan kita, mengapa kita bersetru dengan saudara kita sekecer….?????????
add fs aku di ” lopetgril@yahoo.co.id ” aku tunggu ……
luqman // August 8, 2008 at 2:25 pm |
aslkm,……
terimakasih atas artikel ini dengan degini saya dapat penjelasan dan membuat kita tidak saling menghasut…
ohya minta izin untuk saya posting di blog saya…
terimakasih…
salam
yoga // August 13, 2008 at 4:07 pm |
knapa mst musuhan klu 1 guru?seharusnya kita bersatu ,klu kt bersatu kita pst akan tmbh jaya di dunia persilatan…..bener kataaprilia tuh
saumul // September 9, 2008 at 4:19 pm |
saya anggota STK saya berharap semua SH dpt brsatu kmbali
janganlah mudah marh gara2 tman kita bda SH dngn kita
sbenarnya SH tu satu (sedulur tunggal kecer) sedulur saget mbantu dulur2 sing ono masalah
STK dan PSHT jaya……………………
bocah // September 15, 2008 at 1:23 pm |
saya sebagai warga dari PSHT gajah mada,berharap kepada seluruh saudara-saudaraku ,
buat apa kita saling menganggu,bukan kah kata orang jawa :TUNGGAL GURU ORA OLEH NGANGU LAN PADU
maka dari itu kita harus bersatu
SELAMA MATAHARI TERBIT DAR I TIMUR DAN TENGGELAM DI SEBELAH BARAT
KI NGABEHI SURYO DWIRJDO TETAP
TETAP GURU DAN EYANG SHT DAN STK
FS aku bocahmadiun@yahoo.com
indro_Sragen // September 23, 2008 at 10:18 pm |
salam kegem sedoyo sedulur q, cucu Eyang Ngabei Soero Diwiryo wonten pundi kemawon. mumpung meh lebaran mogo dipon toto manahe, saling introspeksi, bilih padudon boton wonten saene. Eyang Ngabei belajari bilih Ngelmu kedang diginaken kangge kesaenan. sanes kagem damel kaonaran utowo menang-menangan. monggo sami rukun njeh..
cah Sragen_99
indro_Sragen // September 23, 2008 at 10:20 pm |
hehehe..sepurane email q keri, salam kenal sakeng kulo njeh.. menawi wonten wedal dolan-dolan lewat email kulo ……
adiraso@yahoo.com
Aditya // September 26, 2008 at 1:17 pm |
Saya adalah anggota dari STK, Salam Buat Saudara2q STK marilah kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dalam organisasi STK maupun dengan SHT, kita adalah sama2 murid dari KiNgabei Suro Diwiryo, seharusnya kita tidak bermusuhan n justru kita saling merekatkan tali persaudaraan kita. buat apa kita bermusuhan cz skarang dah gak jamannya lagi.
Roy // October 22, 2008 at 10:15 am |
Saya adalah warga PSHT sekarang tinggal di perancis…saya pun berharap demikian semoga SH TERATE dan STK bisa bercermin kembali pada akarnya…..toh kita semua sedulur ….semoga ajaran SH tetap Jaya
sakty // October 27, 2008 at 1:21 am |
Saya adalah anggota STK,saya rasa semua orang juga pengen bersatu pasti lebih jaya,biasanya juga saya lihat yang suka ribut di madiun itu cuma orang2 yang rata2 SDM rendah,jadi sangat gampang di hasut dan terpancing emosiya.ya klo smua masih inget ama yang kuasa sih gak ada yang sok jadi jagoan kaya gitu,kita semua sama kok…….semoga semua tetap dalam lindungan yang maha kuasa AMIIIIIEN
djoni_surabaya // November 12, 2008 at 1:42 pm |
Buat saya semua yang mengakui eyang suro sebagai punjer adalah saudara. Yang berbeda adalah disiplin ilmunya.
Seperti halnya satu universitas tapi beda fakultas. Tentu ada hal-hal yang sama yang bisa menyatukan kita semua.
Tujuan kita menjadi saudara SH adalah slamet. Nah kalau semua saudara memegang prinsip ini, tak perlu lagi ada eker-ekeran, tak perlu ada tawuran, tak perlu ada wah-wah an.
Mudah2an dengan prinsip ini kita semua bisa bersatu. Karena kita semua bersaudara.
adi // November 15, 2008 at 1:36 pm |
saya adalah anggota stk dari wng,saya berharap psht&pshw selalu bersatu &jaya
masruri // November 29, 2008 at 6:47 am |
assalamualaiku, wr, wb.
bagi saya, makna SILAT adalah SILATURAHMI. Saya kenal dengan Mas Budi dari MAdiun. Beliau pendekar SH Winongo dan PNS di lingkup Diknas. Belakangan saya kehilangan kontak dg MAs BUdi. Ada yang bisa membantu? Salam dari javasilat.com alias Perguruan Buang Macan – Pati Jateng
ichwan // October 28, 2009 at 3:47 pm |
maaf yang njenengan maksud apa Pak Budi Suratmajan?
Klo benar, beliau sekarang tinggal di maospati
o-jrong // December 15, 2008 at 1:04 pm |
Assalamualaikum, wr, wb.
Kulo inggeh warga saking STK monggo kito sareng2 mbangun kutho kito Medhioen, dados kutho ingkang aman, tentrem, ayem….lawong podo gurune nyapo podo geger.
awin // December 20, 2008 at 11:24 am |
SHT( setia hati teratai ) & SH winongo ( STK )tergantung sing ngarteke : sedulur tungal kecer, satria tak terkalahkan. lan liyo-liyone.
sakjane bela diri SHT & SH winongo podo sumbere soko ngabei Soero diwiryo.
mung bocah-bocah saiki ngarteke persaudaran sing kudu dijelaske gamblang.ojo mung ngerti cover letter tok
dhimas // December 24, 2008 at 2:39 pm |
kebetulan saya sedang meneliti konflik ini.terus terang melihat apa yang terjadi tiap taun, sangat ngeri sekali…..ingin rasanya ikut berpartisipasi mendamaikan kedua kubu, mungkin dengan teori2 yang saya pelajari, negoisasi yang kontinyu sedikit banyak bisa membantu……..semoga PSHT dan PSH winongo bisa bersatu…..
evan // December 25, 2008 at 7:35 pm |
aq arek terate,aq paling g sneng kl mslh d slsaihkn dg ke2rsn. cz,aq cnta dmai.
sardi // December 27, 2008 at 7:20 pm |
saya juga anggota PSHT dari sragen
harapan saya semoga PSHT dan STK bersatu dan menjadikan SETIA HATI memiliki nama di mata Negeri Tercinta Indonesia bahkan INTERNASIONAL
SEMOGA…..
add ym saya sardiwiyono@yahoo.co.id
REY // January 8, 2009 at 1:03 am |
salam SH coy,semoga rukun2 wae……….
Dwi // January 17, 2009 at 1:17 am |
EKS……dlur ngpo sih twurn,jdikn AE cint dmai po’o!
Jdikn AE kota GADIS is okey!!
IVAN // January 22, 2009 at 2:07 am |
SLM BUAT SEMUA NAK SH WINONGO DI MN PUN ANDA BRD.?
KLU SARAN AQ SEH CM SATU KOK.
BLH AJA KITA MEMBANGUN TALI PERSAUDARA’AN
TAPI APKH KITA RELA KLU DLU” SEDULUR KITA STK SAMPAI ADA YG MATI GRA” PSHT?
TAPI NI YA KENYATA’AN TERATE GATEL
YG MAU LIAT FS AQ.
JKAJOE@YAHOO.CO.ID
andik // February 6, 2009 at 11:08 pm |
lo di sini rupanya forum SH WINONGO…. Baru tahu saya, salam kenal dariku Buat anak” SH Winongo yang di Depok {POLDA METRO JAYA} jika boleh kita kenalan SALAM “TOTO TATAG TUTUG SLAMET”
andik // February 6, 2009 at 11:10 pm |
o iya lupa coi salam buat amak ” STK madiun selatan. jamgan sungkan sungkan emailan sama aku coi….
Joe // February 9, 2009 at 1:05 pm |
Stk kwi sisa tentara komunis too..
joe asu // October 18, 2009 at 12:54 pm |
terate turunan asu.terate sh kafir.penghianat.
Imam Wibowo // February 15, 2009 at 9:10 am |
alhamdulillah yang Penting adalah bagaimana saudara saudara SH dapat tetap BERSATU HATI dalam menghadapi kehidupan ini.
eko // February 23, 2009 at 10:10 am |
q anak madiun jg,q berharap PSHT n SH WINONGO g ad persetruan lg……….qt tunjukan madiun damai.slm bwt anak2 madiun n PSHT N STK tambah JAYA…………..
risma // February 25, 2009 at 1:20 am |
wong winongo ojo sok jago,wong terate ojo sok pinter.awak dewe podo.
yanto // February 28, 2009 at 12:05 pm |
salam salam
anto // March 16, 2009 at 8:29 pm |
saya anak STK dagangan madiun.salam EKS.saudara2Q SH WINONGO,mari bersatu menjaga persatuan dan kesatuan dan tegakkan AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR.
armand // March 20, 2009 at 7:11 pm |
yahh….bad news bagi dunia persilatan khususnya dimadiun sendiri,aq STK tpi punya temen karib ank TERATE..toh kita bisa rukun,akrab,saling membantu,bahkan sudah seperti saudara!!…menurutku kuncinya tanamkan didiri masing2 org kesadaran untk saling menghormati dan menghargai…great!!!
sam // March 30, 2009 at 8:29 pm |
http://www.ziddu.com/download/4077176/DemocracyAssesment.pdf.html
arema // April 3, 2009 at 2:36 pm |
saya lihat yang berkomentar rata2 berpendidikan sarjana, yang jadi maslah yang ab2 ini yang jadi masalah sakjane sudah bersatu dari dulu gak ada permusuhan…mulai detik ini gak ada lagi tawuran,mari kita binsa adik2 yang jiwanya masih belum stabil.Salam dari SHW Malang
Refah // May 5, 2009 at 12:10 pm |
SHW dan SHT adalah saudara Allahu Akbar
mari kita ciptakan musuh bersama yaitu Yahudi Laknatullah
Coco // April 3, 2009 at 3:35 pm |
saya anak STK madiun….
saya bangga dengan SH, tapi bukan bangga karena banyak teman dan bangga karena permusuhan……
kita satu, jaya semuanaya…
+black goth+ // April 13, 2009 at 1:18 pm |
emang bner kita gag perlu saling menghasut..
coba deh klu kita bersatu,pasti SH tambah jaya.
tjah_1922 // April 14, 2009 at 10:06 pm |
aku warga PSHT MADIUN, sebenarnya saya tidak setuju kalau PSHT & PSHW bentrok, toh itu hanya dapat mencemarkan nama perguruan. Saya bersama warga dari pusat Madiun sudah cukup bersabar&mengalah, tapi memang sulit menciptakan PERDAMAIAN
STK_JAKARTA // April 14, 2009 at 10:09 pm |
STK BAJINGAN DANCOK GATHEL
terate_ponorogo // July 25, 2009 at 10:36 pm |
terate asu kirik bajingan tempek
Anton AE // April 16, 2009 at 6:12 am |
Eks,. Salam buat dulur2 di medioen sy seorang SHW sekarang merantau di timika papua, kehidupan sdh susah kok masih tawuran sj jadikn tempat kelahiran kita yg damai, nyaman untuk tinggal, jgn cari permusuhan tdk ada arti, cari sesuap nasi sj sulit setengah mati bisa2 hidup tdk ada arti. Semoga damai medionku.
maestro // April 16, 2009 at 9:26 pm |
Mohon blog ini bisa di jadikan ajang silaturohmi untuk sesama sedulur SHT & SHW, bagi yang punya atur kurang baik mohon tidak di sikapi dengan hal yang negativ. Perseteruan dan perpecahan tidak akan membawa keberuntungan, saya yakin sedulur pasti sadar dan tau hal itu. Atur adalah citra dari pribadi manusia, ORANG SH, memiliki toto atur, toto polah yang baik lan migunani. Bagi anda yang tidak memiliki toto atur yg baik di blog, berarti anda bukan orang SH.
salam,
SEDULUR KEBONSARI
Anton AE // April 18, 2009 at 11:51 am |
O,. Iya lam kenal sj buat dulur2 di madiun selatan khususnya di dagangan, mo lht fs ku cakrayuda@yahoo.com
DEVATA MADIUN KOTA PENDEKAR 1903 // April 26, 2009 at 4:10 pm |
Q NAK SH WINONGO MADIUN TOTO TATAG TUTUG SLAMET
Refah // May 5, 2009 at 12:15 pm |
Jalin Ukhuwah dan persaudaraan ke penjuru dunia
SHW dan SHT …..Cintai palestina
bahrudin // May 12, 2009 at 2:17 pm |
aku siswa Sh terate dari jatibarang ingin sekali PSHT & STK Bersatu kembali karena guru besar kt hanya satu yaitu “KI AGENG SOERYO DIWIRYO” mengingkan satu saudara tidak boleh saling menyakiti atau bermusuhan. saya harap kt smu dpt bersatu seperti dahulu saling membantu saudara.salam untuk smua murid dari guru besar ki ageng SOERYO DIWIRYO.
joni // May 12, 2009 at 2:28 pm |
haloo sedulur ku moga kbare apik terus.aku joni di jatibarang brebes aku siswa PSHT.aku kepengin sekali PSHT & STK bersatu kembali dan tak da lagi permusuhan di antara kt.bukankah KI AGENG SOERYO DIWIRYO mengginkan satu saudara jngan slng menyaki marilah kt bersatu membela kebenaran.jangn lah kt smua terhasut olh orang2 yang inginkan persaudaraan kt smu hancur marilah kt smu memeranagi kejahatan dan bersatu dan jngan lah ada permusuhan di antara kt.salam untuk semua saudara ku
purnomo // May 27, 2009 at 11:49 am |
mendhingan PSHT and PSHW bersatu ora usah padu,cakar-cakaran wong jarene “sedulur tungggal kecer”.Mari kita jadikan kota Medhioen kota yang aman,tentram,and damai kalo bukan kita masyarakat medhioen siapa lagi ok!
PSHT Kebonsari Madium // June 1, 2009 at 10:46 am |
Perseteruan antara terate dan winongo kalau kita perhatikan ad beberapa sebab, diantaranya :
1.karena kwalitas pendidikan mereka ‘yang selalu terlibat tawuran’ adalah rendah.
2. Karena mereka banyak yang menganggur.
3. Karena memang di atur demikian oleh para pimpinan mereka demi kepentingan politik sesaat ‘ingat sabtu kelabu ponorogo’
dll.
Mulyono // June 15, 2009 at 5:38 pm |
Aq ank STK Bogor salam eks. THE BIG FAMILI SETIA HATI TUNAS MUDA WINONGO MADIUN. Slam tuk nak STK dI Citereup Bogor. KEMBANG TEPUS KAKI yen dijiwet kroso loro rasah jiwet liyan.
harley // June 16, 2009 at 6:50 pm |
saya SHT 2004 Salam buat SHT Indonesia
Memayu hayuning Bawana
ananta // June 21, 2009 at 2:56 am |
jika psht & stk bersatu maka akan menjadi benteng bangsa yang kuat
Tokoh SH // June 29, 2009 at 12:21 am |
-=SH TERATE DAN SH WINONGO=-
“Setia-Hati” berdiri tahun 1903 oleh Khi Ngabehi Suro Diwiryo.
Akar permasalaha pemicu pertentangan kedua kubu SHT dan SHW adl perbedaan ideologi antara Ki Ngabehi Suro Diwiryo dgn Hajar Hardjo Oetomo(murid eyang Suro).
MENURUT PANDANGAN:
1.Ki Ngabehi Suro Diwiryo
SH bkn tempat wadah perjuangan bangsa untuk pencapaian kmerdekaan,ttpi perkumpulan pencak silat &tdk mmbdakn SARA.
2.Hardjo Oetomo:
-SH adl sarana menggalang persatuan and alat prjuangn pncapaian merdeka.
.:Karena perbedaan tsb Hardjo Utomo mundur dr SH dan ijin kpd Eyang Suro utk mndirikan SH MUDA,tapi oleh Eyang Suro tidak diberi jawaban alias tidak direstui.Karena Eyang Suro mengtahui bhw di Pilangbango diadakn ltihan pencak silat,maka SH MUDA dicap oleh Eyang Suro sbg SH MERAH/SH KOMUNIS, SHM bersiasat mngbh nma mnjdi SH Pencak Sport Club(brgulir thn 1922).
Masalah terjadi dgn Belanda krn kt “PENCAK” tsb,akhirnya brgnti lagi mnjdi SH SPORT CLUB.
Thn 1942 atas inisiatip S.Soerengpati(tkoh Indonesia Muda),SH SPORT CLUB berganti mnjadi SH TERATE.
==================
FAKTA::::
Dari sini dapat dilihat bahwa antar SETIA HATI yang didirikan oleh Eyang Suro dengan SH TERATE adalah berbeda..
Mungkin dapt dktakan bermusuhan atau Penghianatan oleh murid ke Guru.
Jikalau ada yang memgatakan bhw Saudara2 SH TERATE adalah cucu atau saudara Eyang Suro, itu tidaklah benar.
Saudara tua sebenarnya adalah SH PANTI dan SH TUNAS MUDA WINONGO.
Hal itu terbukti bahwa Eyang Suro wafat thn 1944,sepeninggal beliau masih memiliki basis SETIA HATI di desa Winongo dgn murid2 beliau. Sedangkan tahun 1942 SH Jadi2an Hardjo utomo sudah ada di Pilangbango. Jadi dlm kurun waktu tsb tlh berdiri 2 perguruan:
1. SH asli Eyang Suro
2. SH pmbrontak Harjo utomo
))HUBUNGAN SH PANTI DENGAN SH TUNAS MUDA WINONGO((
+SH PANTI(sh surodiwiryan) adalah rumah Eyang Suro yg dahulu digunakan untuk menggembleng ilmu2 SH,Berpusat di daerah Panti,selatan rel kereta Winongo.
*** Sesepuh SH PANTI bapak KOESNI dan Pengasuh SH TUNAS MUDA bapak RDH SOEWARNO mengabdi pada Eyang Suro dari thn1939 dan hingga eyang meninggal, mereka belum dikecer. Akhirnya dikecer oleh murid Eyang Suro bernama Hadi Soebroto.
Perlu diketahui oleh kadang sh Terate,bahwa BapakRDH Suwarno bukanlah PENDIRI SH Tunas Muda Winongo, melainkan PENGASUH.
MENGAPA BERNAMA SH TUNAS MUDA DAN AKTIF TAHUN 1965?
-SETIA HATI Asli( bukan PSHT) sejak thn 1964 mngalami kemunduran dan tidak begitu aktif.
Dikarenakan berkurangnya pnrimaan murid baru, sebagian saudara SH sudah sepuh,bahkan meninggal.
Dikhwatirkan SH Asli akan mnglmi kpunahan,utk mnghindri hal tersbut, thn 1965 15 oct Bpk RDH Soewarno mngaktifkn kmbli kegiatan SETIA HATI.
Ini tentunya juga mndapat pngkuan dan persetujuan dari pihak SH PANTI,dapt dketahui bhwa SH PANTI mngijinkan pemakaian simbolnya pada SH Winongo ini.
Karena aktif dlm bntuk organisasi dan mndpt ijin notaris, dlm SHWINONGO disisipkan kata TUNAS MUDA,yang artinya SH yang akan bersinar kembali.
SH PANTI hingga sekarang masih ada dan seluruh organisasi penerimaan anggota,acara Suran Agung dan halal bihalal ditangguhkan kepada SETIA HATI TUNAS MUDA WINONGO MADIUN.
MENGAPA DALAM PENERIMAA SH TUNAS MUDA HARUS DILAKUKAN PENGESAHAN TERLEBI DAHULU??
-Dengan disahkan,seseorang akan resmi mnjdi Warga. Ilmu2 SH boleh diketahui hanya oleh warga dan dilarang mngjrkan kpd yg bkn warga.
Untuk pelajaran tngkt lnjut baik itu akan diikuti atau tdk oleh seorang warga,itu mrpkn ksdaran dr warga tsb. Karena SH tidak ada paksaan.
APA SEBAB ANGGOTA SH WINONGO TIDAK BEGITU BESAR DAN SEPOPULER SH TERATE?
-Hal ini karena siapapun yang akan menjadi warga SH TUNASMUDA WINONGO, maka diwajibkan untuk langung datang ke pusat d Madiun dan dikecer langsung, SH TUNAS MUDA tidak membuka cabang dimanapun.
EYANG SURO:
SH tidak membedakan SARA
Hardjo Utomo:
Masuknya orang Belanda ke SH akan menjadi musuh dalam selimut.
tapi sekarang di SH TERATE kok ada program go international ya?
Apa kata dunia????????
condro // October 7, 2009 at 3:14 pm |
mas kowe lahir tahun piro so tau
ichwan // October 28, 2009 at 3:59 pm |
saya dari SH Tunas Muda Winongo
saya minta alamat email njenengan
saya dukung njenengan biar SHT tau “apa dan siapa”
terima kasih
ashter // June 29, 2009 at 1:33 pm |
cok, jo kakean bacot we! tak tekoki, jane we pengen sht mbek shw rukun pora? makakno jo kakean nyocot!
Prof.Dr Mahendra // July 2, 2009 at 6:26 pm |
Buat mas ashter,,bukan kakean nyocot mas,tapi sbg seorng yg brpndi2kn n ingin mngtahui kbnaran SH,saya mneliti..itu tgas saya.
Saya prihatin dg sbgian warga SHT yg mnjlek2kn PSH Tunas Muda,,dan mngagung2kn SH PANTI adl tk brhbngan SH Winongo,, Jka tk percya mhon tnya kpd ssepuh SH PANTI di daerah Winongo juga, Logo STK dan 1903 adl mlik SH Panti dan dipebolehkn dgnakn SH Winongo
ichwan // October 28, 2009 at 4:02 pm |
Betul Prof… anda merespon jawaban ashter dengan logis,klo saya boleh tau ada apa tidak warga2 SHT yang bergabung dengan SH PANTI?
Setau saya tidak ada,apa bener sepengetahuan saya ini?
netral // July 3, 2009 at 9:00 pm |
saya dulu pernah ikut latihan SH, Sebenarnya SH Itu ajarannya baik, tetapi mungkin ada hal – hal dilebih – lebihkan oleh para pelatih saya, maka dari itu saya tidak cocok untuk meneruskannya, sampai sekarang sedikit saya masih mengamalkan ke SH an saya dalam berperilaku dan bersosial walaupun hanya sedikit yang saya dapati tentang ke SH an.
(Apapun nama organisasinya yang penting jiwa SH nya).
mungkin eyang Khi Ngabehi Suro Diwiryo waktu itu mengajarkan ilmu kebaikan kepada belanda, agar belanda sadar yang mereka lakukan salah.
mengalahkan musuh bukan berarti harus adu fisik, tetapi dengan mengajarkan kebaikan mungkin akan mengalahkan mereka.
subandrio // July 4, 2009 at 12:56 pm |
Salam persaudaraan
EKS…
Saya mohon untuk saudara se-SHjangan terus berseteru,saya yakinpemicu perseteruan adalah anggotaSH yg msh muda n blm tahu apa ituSH..
Sdikit saya dinginkan disini tentang SHyg brbda2 tsb spy sdra2 tdk sll brseterudan mohon yg mmbaca kmentarini,,sebarkan…untuk prdamaian&ksatuan SH.
Saya adlh warga SH Winongo,kakakwarga SHO&anehnya Romo saya adlwarga SH Terate..
Mengapa berbda n tdk trjdi konflik??krnkami tlh mngtahui apa itu SH..jiwa SH..
Saya prihatin mngapa trjdi perseteruanantar warga SHT dg SH Tunas Mudahnya utk mndpt sbuah PENGAKUANbhw itu SH asli..
Saya sering brtukar pkiran dg Romosaya ttg SH masing2,bhkn yg mnyuruhsaya mngikuti SH Tunas muda winongoadalh Romo saya(Beliau msuk SHTerate saat itu pengurusnya adl RMImam Koesoepangat).
MENURUT CERITA ROMO SAYA::
Semua SH itu adalah satu.
Ibaratnya Joyo Gendilo CiptoMulyo(SH) itu adl sekolahan,dan EyangSuro adl gurunya,mkmurid2nya(pelajar) mmproleh suatuilmu dan dikembangkan hinggasekarang,prbdaan adl wajar..
Klaupun Eyang Suro skg msihhidp,maka beliau akan trsenyum,krnSH,sekolahan yg beliau dirikan,skarangtlh mnjdi maju dan brkmbng mnjdibraneka ragam.
APA YANG MENDORONG ROMO (sbgwarga SHT)SAYAMEMPERBOLEHKAN MENGIKUTI SHWINONGO?
Saat awal2 pengukuhan dan pmberiannma SH TUNAS MUDA,Romo(sbgwarga SHT) sering bersowan atauskedar bercengkrama di SHPanti,beliau jg brbincang2 dgpengasuh SH Tunas Muda Winongoalm.RDH Soewarno di SH Panti tsb..
Dlm urun rembuk di markas SHPanti,beliau tahu mngapa SH TunasMuda dikukuhkan,kata Romo saya:
-SH Panti anggotanya sudah sepuh2
-SH Panti mndukung pngukuhan SHWinongo untuk mngdakn pnerimaananggota muda2 atau tua,krn SH Pantiblm mmliki akte,hngga akhirnya dibriknakte notaris RI tgl 29 Juni 1953 no:4atas nma SH Tunas Muda WinongoMadiun.
-SH Panti,SH Terate,SHO pun jgmngkui pngukuhan pnambhn kataTunasMuda tsb.
RDH.Soewarno mngasuh Sh Winongossuai dg ilmu2 SH dlu ssuai tngkatanwarga hngga tngkt 3,bgitu pula KiHajar Hardjo utomo,bdanya adl SHTerate grak pncak silatnya dikmbngkan.
Walaupun bkn warga SH Terate,sayabljr dr Romo saya ttg SH TERATE,danap ksimplanya?Gerakann pncak slat gkjauh brbda dg SH Winongo,SHO baiksnam maupun jurus..inti ilmuSH jgsama..
Mgkn akn ad prtanyaa,siapa sbnarnyaBapak RDH.Sowarno mngapa branimnjdi pngasuh SH TUNAS MUDA??
-Beliau adl murid eyang Suro,sama dgKi Hajar Hardjo utomo,yg mmbdkn adlumur dan angktan tahunnya.
Ki Hardjo lbih dlu dan dkcer lngsungEyang Suro,sdng Bpk Suwarno barumngikuti SH thn 1939,saat itu beliaumasih muda..hingga Eyang Suro wafatthn 1944,Bpk Suwarno masih mngikutiSH dan akhirnya dikecer oleh muridEyang bernma mas Hadi Soebrotobrsma mrid2 SH yg lain..Jadi BapakWarno adl Adik sepeguruan Ki Hajarhardjo utomo(pendiri SHT),bapakMunandar(SHO),dan pasti saudaratahu,apa janji sesama sedulur SETIAHATI dari atas kebwh atausbaliknya??Apakah dahulu adaperseturuan antar RM Imam.K(AngktanMoh.Irsyad)dgRDH.Soewarno?jawabnya TIDAKPERNAH sekalipun saudara…TujuanSH Winongo juga mlestarikan budayadr SH 1903,begitupun SH TERATEjuga ingin mlestarikn jiwa patriot SH1903,SHMuda,SH Pencak SportClub,dan SH Sport Club…
Smua sama,edi peni,adi luhung SHTunggal,ibarat Agama tp hanya 1 yaituPencipta..
Saudaraku…saya mnyesalkan ulahprovokator2 muda yg mbda2kan SETIAHATI…Harusnya tahu makna SH.. SHPanti,SH Terate,SH Organization,SHTunas Muda Winongo,SH Anoman,SHTongkat Putih,SH Stamvaders,PSHAmersfoot, semua adalah BROEDERSHAFT..tidak akan brdiri jk tdk adaprstujuan dari para sesepuh SETIAHATI..belia sesepuh2 rukun tanpakonflik…mengapa saudara yg lbh mudadan ilmu dasar mmpetadukan SHhanya karena perbedaan plajaran,dantahun pendirian…SH itu satu…
Semoga dgn komentar ini saudara SHbisa sling mngerti.
EKS
Salam persaudaraan..
Amar maruf nahi munkar
Ojo gawe susahing liyan,opo alanegawe senenging liyan..
Het leven is geen loletje.
Rukun agawe santoso,crah agawebubrah..
The brave man isnt only the man whocan fight his enemes,but also can fighthis desire..
Tat twam Asi,Aku adalah Kau..
SH iku eka kadya badranaya hing megokartiko,sumunar kumelip kadya sitaresmikang agawe peni hingngarcopodho,lan biso nyumunarakenhamemayu hayuning bawono ingkalbuning jalmo..
Dari saya::
Ir.GKPH Mas Soebandrio
Ing tlatah haNgayogyokarto..
ichwan // October 28, 2009 at 4:08 pm |
EKS
saya tinggal di yogya,boleh saya minta alamat njenengan?saya pengen sowan silaturahmi,
supriyanto // July 5, 2009 at 1:19 am |
sedulur kabeh ak ank sht!!!aku pingin sht n shw c4 bersatu ,buat ap kita bermusuhan toh kan kta semua adlh saudara!saya 2 bersaudara tpi kakakku org shw tpin kmi ttp akur n tetep bsa mengerti!z aku hrp shw n sht c4 bersatu aj,biar tambah jaya(amien)
ASHT'Mad // July 5, 2009 at 11:36 pm |
“Salam Persaudaraan”, Dari penjelasan Mas Soebandrio di atas hrs’nya kita smua tahu & faham, bhw sumber ilmu kita adalah sama, dari satu sumber, sesepu2h kita aj bs rukun,mngapa saudara2 kita trtma yg msh muda2 msh seneng eker2′an….,tdk ada jelek’nya kan apabila qt bs rukun & damai, krn tdk ad untung’nya klu qt ttp gontok2′an & eker2′an yg tdk ad manfaatnya. Salam utk semua wrga PSHT & PSHW,dari sedulur di Palembang……
danang // July 6, 2009 at 4:50 pm |
rukun is the best
RM Pandji Soeryo a // July 14, 2009 at 10:31 pm |
Kagem sedherek SH ingkang mboten rumaos punopo SH pecah dados kathah,kedah tangklet dhateng kulo;;
Jln Dhoho Ds Wnongo Madiun,, Baik warga SHT/SHO/Winongo/PN/IKS dll akan diterima dgn baik. Untuk siapa saja yang akan berziarah di makam Eyang Suro..Warga Winongo tidak melarang. Asal jaga kesopanan dan tidak berbuat onar.
agus norwanto.SE // July 17, 2009 at 8:52 pm |
salam EKS saya saudara sh winongo kecer tahun 2002.sekarang saya berada di jakatra .badhe urun rembug mas… sebenarnya baik itu sh terate maupun sh winongo merupakan perguruan yang adi luhung keduanya mengajarkan kebaikan,inget trate dan winongo kan pas latihan gak pernah too para pelatih mengajarkan kita untuk beratem.kita hanya di ajari ilmu bela diri dan tata krama hidup di masyarakat tooo nek saiki jek gelutan wae keceran winongo lan terate NEK WIS BAR DI SAHKE NDANG BUDHAL WAE NENG LIBANON.INI PERINGATAN BAGI CAH WINONGO LAN CAH TERATE SING DO KEMETHAK.sori aku sendiri saudara sh WINONGO tetapi saya paling tidak suka kalo sh winongo dan sh terate berantem HIDUP SH TERATE DAN SH WINONGO.SALAM E K S.
sugeng triyono // July 23, 2009 at 10:58 pm |
“STK 1903 “
sugeng triyono // July 23, 2009 at 11:01 pm |
saya anggota stk tahun 1992 : gm to sampai sekarang kok masih ada aja yang masih berkelahi emang susah kalau kita saudara aja masih ribut2 terus gm mana maju madiun kalau bertengkar terus. EKS
shw&sht // July 28, 2009 at 3:07 pm |
say no to fight because we are same
misteriz // July 31, 2009 at 6:26 pm |
saya anggota SH Winongo Tunas Muda
angkatan des 2005
aneh ya…kenapa kok smua pada ribut…padahal saya justru berteman baik dengan pentholan SH terate..merekapun tau posisi saya…dan tidak mempermasalahkan itu…ayo to smua………jgn gelut aja yg di pikir…….lebih enak damai………
misteriz // July 31, 2009 at 6:29 pm |
EKS
Deny // August 1, 2009 at 1:49 pm |
Saya Warga PSHT ….Setelah saya mencari tau tentang SHT dan SHW…
kenapa juga kita harus berkelai tidak karuan yang kita sendiri tidak tau apa yang kita perebutkan(kita saudara).
kalau SHT dan SHW bersatu kita pasti akan jaya didunia persilatan.
dengan jumlah SHT dan SHW sekarang kita akan jaya..
salam persaudaraan
Becik ketitik olo ketoro // August 4, 2009 at 11:36 pm |
EKS assallaikum wrwb, kgem poro kadhang sh di pelosok nusantara perkenalkan sy warga SH WINONGO kecer th 1997 asli cepu jateng, sy bangga tlh mjd warga sh winongo krn dr sh lah sy sedikit mengerti dan memahami ilmu sh,bagi sy perbedaan berorganisasi bknlah suatu hijab tuk saling menghujat dan slg bermusuhan nmn perbedaan bg sy adl anugrah yg plg indah dan perlu kt lestarikan bersama. Dari komentar poro kadhang SH smua sbgian besar berharap sh bersatu jd klu ada gesekan atau profokator itu adl oknum sh yg blm mengerti dan memahami apa itu SH. Sy mengingatkan kepd sdrku smua bahwa musuh kt adl syetan yg terkutuk yg sdh jelas2 ingin mengajak kt masuk kedlm neraka jahanam, utk itu marilah kt sama2 instropeksi diri mecari siapa diri kt sendiri shg kt mjd mns yg betakwa disisiNYA, Klu ada sdrku dr sh laen beranggapan sh winongo adl sh gelap dan hny bs mencetak pendekar instan itu adl pemikiran yg slh dan dangkal, krn itu bkn watak seorg sh sejati yg suka membolak balikan sejarah sh itu sendiri tanpa memahami pakem sh. Mdh2an stk tetep jaya.amin
Becik ketitik olo ketoro( stk tangerang) // August 5, 2009 at 12:15 am |
Tambahan: mhn maaf apabila ada kata2 yg krg berkenan, slm bwt mas Budi adjie ketua umum pshw di cakung slm bwt mas sofyan di tangerang, slm bwt ustad affan di bogor dan tak lupa jg slm bwt sdrku stk di smua cab PSHW SEjabodetabek mdh2an stk makin jaya. Wassalam. dr RUSDI STK GEMBOR TANGERANG.
yanto // August 15, 2009 at 8:43 pm |
saya warga psht.
kenapa dengan tunggal guru kok berkelahi aja,dari pada berkelahi terus gmna kita saling mendukung satu sama lainya.
ukik // August 16, 2009 at 1:58 am |
ajining diri soko lathi jer laer utusane bathin
ukik_1922 // August 16, 2009 at 2:11 am |
smua ilmu pda hkekatnya sama tergntung pda orang yng memiliki ilmu itu sndiri…..
CIU TAK OCAK ACIK MRICO POLO TK NGGO DAKON.KAREPKU TK GAWE APEK BOK TOMPO OLO MONGGO MAWON….
BERANI KARENA BENAR TAKUT KARENA SALAH….
deni // August 26, 2009 at 12:22 pm |
ass…..
wes dirampungi wae permusuhan iki ojo saling menghina!!!!!! aku anggota PSHT . mulo iku ayo do damai wae yo (anggota SHW) kan damai itu baik!!!! oklek…………………
budi // September 8, 2009 at 2:02 am |
jo mikir gelut wae to sedulur2. Mikir wae negara iki yg lg carut marut. Klau pada berantem berarti nambahi beban negara kapan pulihnya ekonomi bangsa. Kalau masih suka NKRI jagalah kondusif negara, sbg orang SH sblm bertindak hars tahu benar dan salahnya OK. salam tuk warga PSHT se-dunia yang cinta damai…!
AntoK // September 13, 2009 at 3:18 pm |
Damai Is The Best
aaris // September 16, 2009 at 4:53 pm |
Monggo sareng2 nguri2 ajaranipun SH engkang luhur.leres ngandikane kang mas mahendro sedulur2 SHT mboten sah ngelek2 sedulur SH Surodiwiryan [SH_WINONGO]= SH_WINONGO mboten pernah golek murid ,tp sejatine bakal digolek,i wong seng pengen ngerti ajarane Ki Ngabei Surodiwiryo,,pesenipun Bpk Pengasuh Almarhum,,,kagem Mas Hendro Matursembahnuwun”’smg dalam melatih latihan warga PSHT teng Jakarta mendapatkan berkah lan tansah sukses,,,SH JAYA
petek // September 21, 2009 at 5:29 pm |
EKS
bwt saudara2 shw mari kta jga prdamaian n prangi kemungkaran
EKS……
TAT TWAM ASI
Martinz // October 2, 2009 at 2:19 pm |
Maaf para Kakang Pendekar, Meskipun kita asal muasalnya embrio dari Eyang Suro tetapi kita harus tau juga bahwa, Ideologi para Pendiri SH dan PSHT diferences jadi tinggal kembali kepada para anggota dan leaders masing untuk hidup berdampingan satu sama lain.
ki mangundiharjo // October 13, 2009 at 12:35 pm |
Terima kasih kepada raka Mas Soebandriyo jogjakarta yang telah menyejukkan kita semua para kadang Sh apapun organisasinya. Kita semua telah sepakat dan mengakui serta menjunjung tinggi Ki Ngabehi Suradiwiryo sebagai pencipta dan pendiri Setia Hati ( semoga Beliau diterima disisiNya. Amin..) saya hanya pengin meluruskan pendapat sdr. “tokoh SH” di atas. Beberapa hal sdr benar namun, ada satu yg salah dan mendasar karena pernyataan sdr tsb telah menodai jasa Ki Ngabehi. Yaitu bahwa Ki Ngabehi menurut panjenengan tidak menyetujui SH sebagai wadah dan alat untuk perjuangan bangsa karena, SELAMA HIDUPNYA KI NGABEHI JUSTRU BERADA DI GARDA DEPAN DALAM PERJUANGAN BANGSA. Berapa kali Ki ngabehi berkelahi dan mengalahkan orang belanda, sampai-2 beliau meninggalkan surabaya dan kemudian menetap di madiun diantaranya adalah karena itu. Semua sedulur SH baik itu yang di SH (panti), SHT, SH Winongo Tunas Muda (STK), SHO, SH Tuhu Tekad dll semua tahu hal itu. dan di selatan rel KA winongo tidak ada daerah yang disebut panti ( spt yg anda sampaikan di atas) , yg ada adalah PANTI SH : yaitu rumah kediaman almarhum semasa hidup yang dihibahkan untuk kepentingan SH. Pada masa almarhum masih sugeng, sudah ada SH lain yang lahir seperti SHO, dsb, bukan hanya SHT. Namun kenyataannya organisasi SH lain inipun juga pernah ada. Ini mungkin dan pasti disadari oleh almarhum pada waktu itu. Mengingat pada masa tersebut msh masa penjajahan, ada keuntungan dg banyaknya SH yaitu, bilamana salah satu dibubarkan oleh belanda, maka masih ada SH lain yg tetap eksist. Ini perlu saya sampaikan mengingat, sebagian urun rembug sdh menyadari betapa semua SH perlu untuk bersatu (HARUS !!) akan tetapi esensi tulisan sdr ternyata mengajak untuk “cecongkrahan” lagi. Biarlah jika ada kekurang sesuaian antar tokoh dimasa lalu, itu menjadi tanggung jawab masing2. Namun kita yg ditinggalkan tentu saja harus mendoakan semoga semua TOKOH SH para leluhur kita dimaafkan segala dosanya, dan diterima segala amal baiknya, khususnya yg telah mengajari kita untuk ber SH, mengenal mana yang benar dan mana yang salah. Ki Ngabehi mengajarkan pada kita untuk selalu berpegang pada AS (hati nurani). Siapa yang berjalan sesuai dg as, maka selamatlah dia dunia dan akhirat. Sebaliknya, siapa yg berjalan terlepas dari as, niscaya kehancuran akan menyongsongnya.
ki mangundiharjo // October 13, 2009 at 1:02 pm |
Tambahan: saat ini ada anak asuh dari almarhum RDH Suwarno (semoga beliau diterima disisiNya. Amiinn…) yg warga negara belanda, dan pada acara halal bil halal SH Winongo Tunas Muda tahun 1430H ( 2009) tampil memperagakan pasangan lengkap SH di depan undangan2 Muspida koordinator, muspida kota dan kabupaten madiun. Menurut keterangan dari Bapak Pengesuh SH (panti/surodiwiryan) yaitu Bapak Koes Soebakir selaku sesepuh sekaligus cucu dari almarhum Ki Ngabehi, ada juga Warga SH (panti/surodiwiryan) dari Belanda, yg senantiasa aktif berkomunikasi dg beliau hingga saat ini. Jelas secara formal ada SH Terate komisariat Belanda, dan negara lainnya. Apa artinya ini semua, jelas SH apapun organisasinya sudah ” nut jaman lelakone” dan masing2 tetap mempunyai prinsip dan aturan main dalam penerimaan warga baru.
aan // October 20, 2009 at 12:51 pm |
untuk bedes-bedes srbaya ojo lali mbalik nyang ndesomu!!!!!!!!!!!
eko // November 3, 2009 at 2:17 am |
Rak ono gunane do padu kabeh. nek mati ra ono sing digowo!!!!!!!!!!!